Analisis data Kualitatif

ANALISIS DATA KUALITATIF

Analisis Kuantitatif dan Kualitatif

Persamaan : (1). bentuk analisis untuk kedua tipe data dalam kedua gaya penelitian melibatkan inference (kesimpulan). (2). bentuk analisis keduanya sama-sama melibatkan metode dan proses umum. (3). Semua peneliti sosial membandingkan karakteristik-karakteristik bukti yang sudah mereka kumpulkan secara internal atau dengan bukti yang berkaitan. (4). peneliti berusaha untuk menghindai kesalahan.

Perbedaan : (1). peneliti kuantitatif menggunakan kumpulan teknik analisis data yang terspesialisasi dan terstandardisasi. Sebaliknya, analisis data kualitatif kurang terstandardisasi. (2).Peneliti kuaantitatif memanipulasi angka-angka yang mewakili fakta empiris dalam menguji hipotesis abstrak dengan variabel konstruk. Sebaliknya, peneliti kualitatif membuat konsep dan teori baru dengan memadukan bukti empiris dan konsep abstrak.

Penulisan memo analitikal : Catatan analitikal adalah jenis khusus dari catatan. Ini merupakan catatan atau diskusi tentang pemikiran dan gagasan tentang proses pengkodean yang seorang peneliti menulis untuk dirinya sendiri.

Metode Analisis Data Kualitatif

1.      Aproksimasi Beruntun : Analisis bergerak ke arah generalisasi yang memiliki kondisi dan kontinjensi.

2.      Metode Ilustrasi : menggunakan bukti empiris untuk menggambarkan atau menyaring teori. peneliti menerapkan teori ke situasi yang kongkrit atau latar sosial,

3.      Analisis Perbandingan : peneliti menciptakan konsep baru dengan abstrak dari bukti-bukti dan menyesuaikan konsep agar sesuai bukti-bukti yang lebih baik

Tipe Ideal : Sebuah tipe ideal adalah perangkat yang digunakan untuk perbandingan, karena kenyataan tidak pernah cocok dengan tipe ideal.

Konteks Kontras : Peneliti membuat kontras antara konteks sering memilih kasus dengan dramatis kontras atau fitur yang berbeda.

Analogi : pernyataan bahwa dua benda, proses, atau peristiwa  mirip satu sama lain membuat lebih mudah untuk membandingkan proses-proses sosial di kasus /setting yang berbeda.

Event-Analisis Struktur : metode analisis untuk membantu para peneliti mengatur urutan peristiwa dengan cara memfasilitasi hubungan kausal.

Teknik Lain : (1). Analisis Jaringan yakni Menggunakan sociograms dan teknik pemetaan yang sama, mereka dapat menemukan, menganalisis, dan sekumpulan tampilan hubungan. (2). Analisis Alokasi waktu yakni para peneliti memeriksa cara orang atau organisasi  menghabiskan waktu untuk mengungkapkan aturan implisit perilaku atau prioritas. (3). Flowchart dan Sequence Time : peneliti sejarah secara tradisional berfokus pada mendokumentasikan urutan kejadian, tetapi perbandingan dan peneliti lapangan juga melihat aliran atau urutan. Sebagai tambahan ketika kejadian terjadi, para peneliti menggunakan ide pohon keputusan atau flowchart, untuk memahami bagaimana satu peristiwa atau keputusan berhubungan dengan orang lain.(4). Multiple sorting Procedure : Tujuannya adalah untuk mengetahui bagaimana orang mengkategorikan pengalaman mereka atau mengklasifikasikan item ke dalam sistem yang sama atau berbeda.

Pentingnya Bukti Negatif

Bukti Negatif : untuk mencari hal-hal yang tidak terjadi, tetapi tidak menampilkan dari sesuatu yang dapat mengungkapkan banyak dan memberikan wawasan berharga. Banyak peneliti menekankan data positif dan mengabaikan apa yang tidak secara eksplisit dalam data. Peralatan Lain : (1). Software untuk Data Kualitatif :a).Text Retrieval,b). teksbase managers, c). code-and-retrieve programs, c). Code-based Theory builders, d). Conceptuals Network builders.

 

Ini saya Copast dari tugasnya teman saya, maaf kalo gag rapi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s